Tergantinya bete, keladi, petatas dan kasbi dengan Mie Instant


Salah satu Kios di Maybrat

Bila kita ke pelosok pedalaman daerah Maybrat, mie instant telah menjadi makanan favorit bagi penduduk setempat.  Anak-anak kecil lebih menyukai untuk mengkonsumi mie instant dibandingkan dengan ubi-ubian (bete, keladi, petatas dan kasbi ) dan sagu.

Tanyakan saja kepada para pedagang kelontongan yang berada di kampung-kampung tersebut.  Dagangan apa yang paling cepat laris ?

Mereka semua pasti akan menjawab produk mie instant.

Dalam sebulan mie instant tersebut dapat habis sebanyak 2-4 karton.

Yang pastinya ada berbagai macam faktor yang menyebabkan terjadinya pergeseran pola konsumsi pangan pokok lokal tersebut dengan produk dari luar seperti mie instan. Disini yang dapat saya kaji yaitu 1) Perubahan selera konsumsi dan 2) Terbukanya akses hubungan transportasi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s